Menguak Rahasia Revolusi
Sebenarnya ini topik yang cukup sensitif karena akan berkaitan dengan beberapa ideologi. Dalam teori Ibnu Khaldun dan bio-history dijelaskan salah satu tanda negara itu sakit adalah banyaknya organisasi atau pergerakan anti pemerintahan seperti liberal, komunisme, nasionalisme, dll. Selain itu tanda lainnya merebaknya perzinahan dan kaum LGBT
Dalam teori Ibnu Khaldun dijelaskan ketika negara mencapai masa keemasannya maka akan terjadi namanya hedonisme dan abusing wealth. Karena banyak orang yang jadi kaya tapi disisi lain orang miskin tetap miskin maka terjadilah kecemburuan sosial antar kelas ekonomi. Sedangkan hedonisme akan memicu penyalahgunaan kekayaan dari pelacuran, perzinahan, perjudian, dan munculnya perilaku seks yang menyimpang. Jadi sebenarnya terlalu banyaknya kaum kiri atau anti pemerintah itu bukanlah penyakit tapi itu gejala bahwa negara itu sakit dan terjadi sentimen terhadap pemerintah.
Negara sakit ditandai paling awal adalah lemahnya otoritas sentral sehingga pemimpin tidak bisa lagi mengatur percaturan politik di dalam menjalankan kebijakan. Nanti bakal merembet ke banyak kebijakan publik dan berdampak pada dibawahnya yaitu KKN. Pada kasus Revolusi Prancis, Rusia, Ottoman, Qing China semua bermula pada otoritas sentral melemah dan buruknya ekonomi. Ketika otoritas melemah maka akan muncul "warlord" yang bertindak independen dan menantang otoritas pusat tapi sebelum itu pasti diawali dengan adanya pemberontakan besar seperti China ada pemberontakan Surban Kuning dan Kerajaan Surga Taiping. Ottoman dimulai dari pemberontakan Janissary, Yunani 1824, Serbia, Romania, Perang Balkan 1-2.
Source: Monika Springfield on facebook
Komentar
Posting Komentar